Fenomena Tanah Bergerak Makin Parah, Ratusan Warga Mengungsi

INTELMEDIA – Bencana perger­akan tanah di Kampung Ciherang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, semakin meluas, Selasa (19/1/2021). Ratusan warga dari dua rukun tetangga (RT) di daerah tersebut memilih mengungsi ke gedung sekolah dan ke rumah ke­luarga yang lebih aman. “Dari data sementara bencana ini melanda RT 01 dan 02, RW 02, Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindung, kemungki­nan akan semakin meluas karena ditemukan retakan-retakan baru. Warga yang rumahnya terdampak dan terancam, sebagian memilih untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman,” kata Relawan ProBumi Indonesia Asep Has di Sukabumi.

Data sementara dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nyalindung Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, jum­lah pengungsi di RT 01 sebanyak 22 kepala keluarga (KK) atau 62 jiwa. Dari 62 warga, 23 jiwa atau delapan KK di antaranya memilih mengungsi di ge­dung SDN Ciherang dan sisanya atau sebanyak 14 KK (39 jiwa) mengungsi di tempat lain, seperti di rumah sanak saudaranya.

Kemudian untuk di RT 02, warga yang mengungsi di SDN Ciherang sebanyak enam KK atau 25 jiwa dan yang mengungsi di tempat lain (rumah keluarga) ada 16 KK atau 41 jiwa, sehingga total untuk di RT ini pengungsi ada 22 KK atau 66 jiwa.

Dengan demikian, total pen­gungsi yang berasal dari dua RT itu sebanyak 44 KK atau 128 jiwa. Tidak menutup kemungkinan jum­lah warga yang mengungsi akan terus bertambah karena hingga saat ini pegerakan tanah masih terus berlangsung.

Hingga saat ini ada puluhan rumah di tiga RT yang masuk dalam RW 02 yang kondisinya sudah teran­cam. Untuk rinciannya di RT 01 ada delapan rumah yang dihuni sembi­lan KK atau 27 jiwa, selanjutnya di RT 02 jumlahnya 25 unit yang dihuni 29 KK atau 91 jiwa dan RT 03 rumah yang terancam 21 unit yang dihuni 21 KK atau 42 jiwa. Sehingga, total rumah yang terancam sebanyak 54 unit dengan jumlah penghuni 59 KK atau 160 jiwa. Warga yang kondi­si rumahnya terancam bencana pergerakan tanah masih memilih bertahan di rumahnya.(ins)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *