Ribuan Anggota Pramuka Beraksi memberikan Sosialisasi dan Edukasi

INTELMEDIAUPDATE.COM-CIAWI – Pemerintah Kabupaten Bogor gandeng Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka untuk menekan penyebaran Covid-19. Setiap pekan ribuan “pasukan coklat” akan bergerak turun ke tiap pasar tradisional melakukan wawar menggunakan megaphone memberikan imbauan kepada pedagang maupun pengunjung agar selalu menerapkan protokol kesehatan ketika beraktivitas.

“Jadi Sabtu dan Minggu kemarin dilaunching Pencanangan Gerakan Pramuka Peduli Covid-19 Tahun 2021. Dalam program ini, anggota pramuka diinstruksikan untuk membantu Tim Satgas Penanganan Covid-19 memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat pentingnya untuk selalu menerapkan prokes pencegahan virus corona,” ujar Ketua Kwarcab Pramuka Kabupaten Bogor, Agus Ridhallah.

Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor ini mengatakan, Pemkab Bogor melalui Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor setiap hari, dari pagi hingga malam tidak henti menyadarkan masyarakat untuk tidak mengabaikan prokes untuk memutus penularan virus corona.

Dan dalam hal ini masyarakat maupun organisasi masyarakat, tentunya juga harus ikut berperan. Karena itu Kwarcab Pramuka Kabupaten Bogor menurunkan tim, untuk bergerak ke pasar-pasar tradisional maupun pusat keramaian lainnya. Karena melihat masyarakat masih sangat abai terhadap disiplin prokes.

“Setiap pekan hingga tanggal 22 Februari mendatang sebanyak 2.000 anggota Pramuka akan melaksanakan aksi ini. Anggota Pramuka yang terlibat akan mendapat kenaikan golongan,” jelasnya.

Sementara itu, saat melaunching pencanangan Aksi Pramuka Peduli di halaman Pasar Ciawi pada Jumat (12/2), Bupati Ade Yasin menegaskan Gerakan Pramuka harus memberikan teladan dan mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih sehat (PHBS) serta disiplin protokol kesehatan.

“Kasus positif Covid-19 masih terus meningkat, per 10 Februari jumlahnya sebanyak 8.758 kasus. Setiap harinya penambahan kasus per hari masih 70-90 kasus. Maka, gerakan Pramuka harus menjadi garda depan dalam membangun solidaritas, kepedulian dan pengabdian dalam perjuangan memutus rantai penyebaran Covid-19,” kata dia.

Bupati mengapresiasi semangat dan kepedulian gerakan Pramuka dalam membantu penanganan Covid-19 di Kabupaten Bogor.

“Ini bentuk kepedulian Pramuka, semoga dengan keterlibatan gerakan Pramuka, sosialisasi yang dilakukan lebih gencar lagi, sehingga bisa meminimalisir penularan Covid-19 dengan meningkatkan kedisiplinan masyarakat akan protokol kesehatan,” ungkap Ade.

Ade menmbahkan, Pramuka bersedia turun tangan menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat akan pentingnya 5 M. Yakni, menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

“Saat ini seluruh masyarakat saya minta ikut aktif terlibat dalam sosialisasi, edukasi, monitoring protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan masing-masing. Mulai dari pemerintah kabupaten, kecamatan, desa sampai ke RT/RW. Kita cegah penyebaran Covid-19 sedini mungkin dari lingkungan terkecil,” tutup Ade Yasin.(jam/pkr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *