Atis : Disdik Ikuti Aturan Pemerintah

INTELMEDIAUPDATE.COM-BOGOR – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah memutuskan untuk meniadakan pelaksanaan Ujian Nasional dan Ujian Kesetaraan tahun 2021. Penyebaran covid-19 yang semakin meningkat menjadi pertimbangan utama.

Keputusan ini dituangkan Mendikbud Nadiem Makarim dalam Surat Edaran Nomor 1 tahun 2021 tentang Peniadaan Ujian Nasional dan Ujian Kesetaraan Serta Pelaksanaan Ujian Sekolah dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19).

Menyikapi hal tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor akan mengikuti edaran yang dibuat Kemendikbud.

“Ya (UN dan Ujian Kesetaraan diadakan, red). Kita mengikuti edaran dari Kemendikbud,” ucap Sekretaris Disdik Kabupaten Bogor, Atis Tardiana, Kamis (4/2).

Disdik Kabupaten Bogor juga akan langsung menindaklanjutinya dengan membuat edaran untuk diberikan ke tiap sekolah.

Mas Nadiem, sapaan karib Mendikbud, dalam surat edaran tersebut mengatakan, perlu dilakukan langkah responsif yang mengutamakan keselamatan dan kesehatan lahir dan batin peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan.

“Ujian Nasional (UN) dan ujian kesetaraan tahun 2021 ditiadakan,” kata Nadiem, Kamis, 4 Februari 2021.

Dengan ditiadakannya UN dan ujian kesetaraan tahun ini, maka kedua ujian tersebut tidak menjadi syarat kelulusan atau seleksi masuk ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Peserta didik dinyatakan lulus dari satuan/program pendidikan setelah menyelesaikan program pembelajaran di masa pandemi covid-19 yang dibuktikan dengan rapor tiap semester. Kemudian, peserta didik juga memperoleh nilai sikap/perilaku minimal baik dan mengikuti ujuan yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan.

Ujian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan sebagaimana dimaksud tersebut dilaksanakan dalam bentuk portofolio berupa evaluasi atas nilai rapor, nilai sikap/perilaku, dan prestasi yang diperoleh sebelumnya (penghargaan, hasil perlombaan, dan sebagainya), penugasan, tes secara luring atau daring; dan/atau bentuk kegiatan penilaian lain yang ditetapkan oleh satuan pendidikan.

Selain ujian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan tersebut, peserta didik sekolah menengah kejuruan juga dapat mengikuti uji kompetensi keahlian sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Penyetaraan bagi lulusan program Paket A, program Paket B, dan program Paket C dilakukan sesuai dengan ketentuan sebagai berikut:
a. Kelulusan bagi peserta didik pendidikan kesetaraan sesuai dengan ketentuan seperti disebutkan sebelumnya.
b. Ujian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan sebagaimana dimaksud sebelumnya bagi peserta didik pendidikan kesetaraan berupa iijian tingkat satuan pendidikan kesetaraan diakui sebagai penyetaraan lulusan.
c. Ujian tingkat satuan pendidikan kesetaraan dilakukan dalam bentuk ujian sebagaimana dimaksud sebelumnya
d. peserta ujian tingkat satuan pada  pendidikan  kesetaraan  adalah peserta didik yang terdaftar di daftar nominasi  peserta  ujian pendidikan kesetaraan pada data pokok pendidikan pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah; dan
e. hasil ujian tingkat satuan pendidikan kesetaraan harus dimasukkan dalam data pokok pendidikan.
Sedangkan untuk kenaikan kelas dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:
a. Ujian akhir semester untuk kenaikan kelas dapat dilakukan dalam bentuk:
1.  portofolio berupa evaluasi atas ni lvi rapor, ni1si  sikap / perilaku, dan prestasi yang diperoleh sebelumnya (penghargaan, hasil perlombaan, dan sebagainya).
2. Penugasan
3. Tes secara luring atau daring; dan/atau
4. Bentuk kegiatan penilaian lain yang ditetapkan oleh satuan pendidikan.
b. Ujian akhir semester untuk kenaikan kelas dirancang untuk mendorong aktivitas belajar yang bermakna, dan tidak perlu mengukur ketuntasan capaian kurikulum secara menyeluruh.

Sedangkan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB] dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1 Tahun 2021 tentang Penerimaan Peserta Didik Barn pada Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, dan Sekolah Menengah Kejuruan sebagaimana tercantum dalam Lampiran Surat Edaran int atau dapat diunduh pada laman jdih.kemdikbud.go. id. (jam/pkr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *