AL Gusri: Untuk Kelulusan Sebaiknya Ada Ujian Bersama

INTELMEDIAUPDATE.COM-BOGOR – MKKS SMP Kabupaten Bogor menilai bukan hal tepat syarat kelulusan siswa tahun ajar 2020/2021 ditentukan nilai rapor.

Seharusnya menurut Ketua MKKS SMP Kabupaten Bogor, Al Gusri, untuk kelulusan sebaiknya ada ujian bersama. Hal ini sekaligus untuk mengukur keberhasilan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dalam jaringan yang sudah berjalan hampir setahun .

“Kalau MKKS SMP memberi masukan demikian, akan kita sampaikan ke Disdik Kabupaten Bogor Supaya penentuan kelulusan anak didik mengacu pada nilai ujian bersama.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menerbitkan Surat Edaran (SE) Mendikbud Nomor 1 Tahun 2021 pada 1 Februari lalu.

Ditegaskqn dalam edaran tersebut tentang peniadaan ujian nasional dan ujian kesetaraan serta pelaksanaan ujian sekolah dalam masa darurat penyebaran Covid-19.

“Berkenaan dengan penyebaran Covid-19 yang semakin meningkat, maka perlu dilakukan langkah responsif. Tentu yang mengutamakan keselamatan dan kesehatan lahir dan batin peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan,” kata Mendikbud.

Dalam SE Mendikbud itu disampaikan 8 poin, salah satunya penentu kelulusan siswa pada tahun 2021 sebagai pengganti Ujian Nasional (UN).

Ada tiga poin untuk menentukan kelulusan siswa yakni, siswa harus menyelesaikan program pembelajaran di masa pandemi Covid-19 yang dibuktikan dengan rapor tiap semester, siswa memperoleh nilai sikap/perilaku minimal baik, sertw iswa mengikuti ujian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan (sekolah).

Ada 4 bentuk ujian, yakni portofolio berupa evaluasi atas nilai rapor, nilai sikap/perilaku, dan prestasi yang diperoleh sebelumnya (penghargaan, hasil perlombaan, dan sebagainya), penugasan. Tes secara luring atau daring, serta bentuk kegiatan penilaian lain yang ditetapkan oleh satuan pendidikan.(jam/pkr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *