Tak Hanya Pasar, Pungli Harus Diberantas di Semua Lini

INTELMEDIAUODATE.COM-BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya mengapresiasi jajaran kepolisian pasca dicokoknya dua oknum pelaku pungli di Pasar Bogor beberapa waktu lalu.
Menurutnya, selama ini pungli membuat resah dan merugikan para pelaku usaha.
“Operasi tangkap tangan pungli yang dilakukan oknum tidak bertanggungjawab di Pasar Bogor oleh aparat Polsek Bogor Tengah kemarin merupakan prestasi yang harus diapresiasi, selama ini pungli membuat resah dan merugikan pelaku usaha. Hanya disayangkan pelaku usaha yang ada di Kota Bogor mau setor pada oknum pungli,” beber politisi yang akrab disapa Ceu Atty itu, kemarin.
Atty mengungkapkan, para pelaku usaha lebih nyaman membayar pada para oknum yang mementingkan kepentingan pribadi. Ia mengingatkan, harusnya para pedagang taat pada aturan yang sudah diterapkan
“Yang tidak habis pikir mereka lebih nyaman membayar pada oknum yang tidak jelas, harusnya ada kesadaran taat aturan bagi pelaku usaha dengan tidak memberikan setoran liar yang akhirnya malah membesarkan si oknum tersebut dan jelas-jelas itu pemerasan hasil keringat para pedagang,” tegas dia.
Ia menilai kedua belah pihak baik oknum pungli dan pedagang dalam posisi yang salah. Sebab, pelaku usaha yang dijanjikan keamanan dan rela membayar sejumlah uang kepada yang bukan pemilik kebijakan.
“Padahal pemilik kebijkan bukanlah sekelompok oknum tersebut, seharusnya pelaku usaha ikut pada kebijakan Pemkot Bogor, dimana mereka diberikan ruang yang lebih aman dan nyaman dalam mengais rejeki,” jelasnya.
Ia mengatakan, jika para pedagang masuk kedalam area pasar, itu akan memberi kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bogor.
Atty mengungkapkan sudah waktunya Pemkot Bogor dan aparatur terkait menyapu bersih tindakan pungli tak hanya di pasar. Tapi juga di Instansi-instansi yang rawan.
 “Sudah waktunya pemkot dan muspika membersihkan aksi pungli, bukan hanya di pasar bogor tapi semua pasar, OPD lain yang rawan transaksi pungli dan terindikasi kuat seperti di RSUD, sektor perizinan, disdukcapil, BPJS. Sikat tuntas pungli di Kota Bogor,” tandasnya.
Sebelumnya, atas hal ini, Kasatpol PP Kota Bogor Agustian Syah mengungkapkan, keberadaan pelaku pungli salah satunya disebabkan karena para pedagang yang enggan direlokasi ke dalam Pasar Bogor. Serta lebih memilih berjualan di jalan-jalan sekitaran Pasar Bogor.

“Pedagang liar itu kan kita tertibkan. Kita geser ke lokasi lain. Kenapa? Karena pasti ada saja orang-orang yang mencoba mencari keuntungan disitu, ya salah satunya para pelaku pungli,” kata Agus, yang juga Dewan Pengawas Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) ini, kemarin.

Agus menjelaskan, jika pihaknya sudah memetakan titik-titik terjadinya pungli di kawasan Pasar Bogor.

Namun, ia mengaku pekerjaannya akan sia-sia jika para pedagang tidak bisa kooperatif dengan pemerintah untuk ditertibkan ke dalam pasar.

“Kita kerja nggak akan beres-beres kita lakukan penertiban, setelah penertiban beres karena merasa ada orang yang bisa mengkondisikan disana (lapak PKL, red) jadi pedagang balik lagi jualan dan sekarang mengeluh karena ada pungli. Ya, silahkan ikuti arahan petugas,” ungkapnya.(jam/pkr) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *