Sub Rayon MKKS Cibungbulang Diduga Lakukan Pungli?

INTELMEDIAUPDATE.COM – Berdalih dana gotong royong, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Bogor diduga melakukan pungutan liar (Pungli) kepada setiap sekolah, permintaan iuran tersebut dilakukan oleh oknum Pengurus MKKS di Whatsapp Group (WAG) Sub Rayon 17 Cibungbulang, Kabupaten Bogor.

 

Dalam tangkapan layar percakapan WAG Subrayon 17 Cibungbulang yang diterima awak media dari salah satu kepsek yang tidak mau disebutkan namanya, diduga Ketua Subrayon 17 Cibungbulang Rismalasari meminta dana iuran Rp5.000/siswa yang diambil dari siswa kelas 9 untuk disetorkan ke pungurus MKKS Sub Rayon 17 Cibungbulang di SMPN 1 Cibungbulang tanggal 19 April 2021 pukul 08 : 00-12 : 00.

 

Dalam tangkap layar tersebut pula, Ketua Subrayon 17 Cibungbulang mengatakan bahwa pihaknya hanya mengepul untuk disetorkan ke pihak terkait urusan kelas 9.Adanya pemungutan iuran tersebut dikeluhkan oleh beberapa Kepala Sekolah, melalui pesan Whatsapp, Senin (19/04/2021), salah seorang kepsek mengatakan sangat keberatan. “Ya dari mana atuh sekolah swasta mah masa mesti memungut kepada siswa atau wali murid untuk pembayaran iuran MKKS melalui subrayon,” tegas Kepsek yang tidak mau disebutkan namanya kepada awak media, Senin, (19/04/2021).

 

Ditanya nama ketua MKKS, dirinya tidak mengetahui siapa ketua MKKS, “Kurang apal, kami para anggotanya pun tidak tau siapa ketua kita siapa MKKS itu,” imbuhnya lagi.

 

“MKKS itu kepanjangan tangan dinas kan. MKKS itu wadah kepala sekolah untuk saling berbagi dan berkoordinasi untuk tetap mengikuti perkembangan zaman dalam mengembangkan profesi keberlanjutan bukannya menekan kita disaat pandemi,” katanya lebih lanjut.

 

“Sub Rayon 17 Cibungbulang memungut ieuran kepada setiap sekolah yang berada di wilayahnya dengan penekanan angka yang kecil Rp5000.- /siswa kelas akhir x jumlah sekolah se subrayon sudah berapa , ketika dipinta nota untuk LPJ gak ada karena ini partisifasi. Nah loh ketika tidak bisa di LPJ kan berarti membuka peluang korupsi dong,” pungkasnya.

 

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah melalui Whatsapp, Ketua Subrayon 17 Cibungbulang Rismalasari yang juga menjabat sebagai Kepsek SMPN 1 Cibungbulang, hingga berita ini dilansir belum memberikan jawaban. (DP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *