Pulang dari Magelang Ferdy Sambo Tak Bersama Istri, ini Analisa Akademisi Bogor

Penetapan status tersangka terhadap mantan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo atas kasus pembunuhan terhadap Brigadir J membuahkan apresiasi masyarakat terhadap Polri. Dukungan untuk Polri mengalir dari berbagai lapisan masyarakat. Salah satunya, Akademisi Bogor Dr Agus Surachman, SH, SP1.

Dosen pasca sarjana salah satu PTS di Bogor itu menilai ada hal yang ganjil, terkait istri Ferdy Sambo, Putri Candrawati dan Brigadir J pulang bersamaan. Hal itu terungkap dari dari puluhan rekaman CCTV yang kini sudah menjadi bukti pendukung di tangan petugas kepolisian.

“Layaknya suami istri, idealnya Irjen Pol Ferdy Sambo pulang bersamaan dengan istri dari Magelang. Tapi, kenapa Ferdy menggunakan pesawat sedangkan istri menggunakan jalan darat bersama Brigadir J,” analisa Agus Surachman saat diwawancarai media online ini, Rabu (10/8/2022).

Hal itu diketahui dari pernyataan Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik yang menjelaskan keberangkatan Irjen Ferdy Sambo bersama ajudannya menuju Jakarta tidak bersamaan dengan rombongan sang Istri dan ADC lainnya. Perjalanan tersebut diketahui menggunakan pesawat terbang yang dilakukan sehari sebelum baku tembak pada (8/7/2022) lalu di rumah dinasnya di kompleks Polri, Duren III, Jakarta Selatan.

Saat itu, Ferdy Sambo dan satu ajudan berangkat lebih dulu ke Jakarta, kemudian istrinya Putri Candrawathi berangkat sehari setelah keberangkatan Irjen Sambo. Putri Candrawathi berangkat bersama ajudan lainnya, termasuk Brigadir J dan Bharada E.

“Tidak bersama suaminya berangkat dari satu daerah yang jauh dari daerah lain. Karena, bagaimanapun, hal itu mengundang pertanyaan, ada apa dengan kehidupan keluarga? Selama ini, orang berputar-putar, diduga dari situlah titik persoalannya, kemungkinannya,” tuturnya.

Jadi, kasus ini yang menjadi konsumsi pribadi, kini menjadi konsumsi public. Zaman sekarang, sebutnya, yang tertutupi akhirnya terkuak sedikit demi sedikit.

“Tersangka pembunuhan (Ferdy Sambo), ada sesuatu yang ditutup-tutupi. Tiba-tiba menjadi tersangka, ini perlu ditunggu dengan sabar hasilnya. Hanya saya menilai ada yang janggal. Saya melihat, keberangkatan yang mengundang pertanyaan. Dan, kenapa melibatkan bintang-bintang lain dan bunga-bunga melati ikut jatuh. Ini kan kasihan,” ujar Agus.

Sebagaimana diketahui, dari puluhan rekaman CCTV dilansir dan diwartakan CNNIndonesia.com, menunjukkan rekaman perjalanan dan aktivitas rombongan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dan para ajudannya sejak dari Magelang hingga di kediaman pribadi di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Rekaman CCT dimulai Magelang pada 8 Juli 2022, rombongan terdiri 3 mobil. Mobil patwal lintas, Toyota MPV hitam B1MH, SUV hitam L 1973 ZX membawa rombongan Putri Candrawati dan Brigadir Josua. Dalam rekaman CCTV rumah pribadi Ferdy Sambo, memasuki rumah pakaian dinas, 15.29 WIB. Selanjutnya, nakes masuk ke rumah Ferdy Sambo.

Rumah utama Irjen Ferdy Sambo sendiri berlokasi di Umah Saguling III, Jakarta Selatan. Pukul 15.32, Brigadir J dan ajudan lainnya terlihat masih berada di rumah utama. Kemudian, Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dan ajudan lainnya termasuk Brigadir J dan Bharada E melakukan tes PCR di rumah utama tersebut dengan memanggil nakes.

Sebelumnya, dinukil dari tvonenews.com, polisi sempat menyebutkan bahwa Irjen Ferdy Sambo melakukan tes PCR di luar rumah ketika terjadi insiden penembakan Brigadir J di rumah dinasnya, namun dari CCTV membuktikan bahwa Irjen Ferdy Sambo melakukan tes PCR di rumah utama di Jalan Saguling III.

Melalui penelusuran, diketahui bahwa rumah utama Irjen Ferdy Sambo hanya berjarak 500 meter dari rumah dinas di Duren III lokasi terjadinya baku tembak yang menewaskan Brigadir J.

Dari rekaman CCTV, Brigadir J terlihat terakhir kali di rumah utama Irjen Ferdy Sambo pada pukul 15.50 WIB. Masih belum diketahui alasan tes PCR dilakukan di rumah yang berbeda. Setelah tes PCR, para ajudan Irjen Ferdy Sambo menuju rumah dinas. Sekitar pukul 17.10, Putri Candrawathi terlihat juga berada di rumah dinas Duren III.

Diketahui, Keluarga Kadiv Propam nonaktif Irjen Ferdy Sambo mempunyai kebiasaan untuk menunggu hasil tes PCR di rumah dinas.  Hingga pukul 17.50 WIB, Brigadir J masih belum terlihat lagi dari rekaman CCTV. Tidak tampaknya Brigadir J selama 1 jam tersebut tentu memberikan sebuah pertanyaan. Dari CCTV, Brigadir Yosua terakhir terlihat ketika ia meninggalkan rumah pribadi Irjen Ferdy Sambo sekitar pukul 17.00 WIB. (Nesto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *