Rudy Susmanto Minta Festival Kuluwung Masuk Kalender Event Pariwisata

INTELMEDIA – Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto mengapresiasi kegiatan Festival Kuluwung yang digelar secara swadaya oleh masyarakat Desa Sukamakmur dan Desa Sukamulya, Kecamatan Sukamakmur 3-4 Mei 2023.

Rudy Susmanto pun menjanjikan dirinya akan mendorong festival tahunan tersebut untuk masuk dalam kalender event pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor.

Dengan demikian, pemerintah bisa turut mengembangkan event tersebut menjadi salah satu program unggulan yang dapat menarik kunjungan wisatawan ke Kecamatan Sukamakmur atau yang kerap disebur Puncak 2.

“Festival Kluwung sudah menjadi tradisi budaya yang dilaksanakan secara turun temurun, dibiayai secara urunan oleh warga, jadi memang harus menjadi perhatian pemerintah daerah. Tentu kami akan mendorong supaya festival ini dimasukkan dalam kalender event Disbudpar Kabupaten Bogor,” ungkap Rudy Susmanto keoada wartawan, Jumat, 5 Mei 2023.

Rudy Susmanto menjelaskan dengan dimasukkan ke dalam kalender event pariwisata Kabupaten Bogor, pemerintah daerah tentunya akan mengemas kegiatan tersebut lebih baik lagi dan mempromosikan kegiatan tersebut sebagai salah satu kegiatan pariwisata budaya di Kabupaten Bogor.

Selain itu, pemerintah daerah juga bisa memberikan bantuan anggaran penyelenggaraan kegiatan maupun akses ke para sponsor.

“Ya tentunya nanti dihitung berapa kebutuhannya, kemudian bentuk bantuan pembiayaannya seperti apa, apakah sebagai stimulus, apakah sebagai subsidi atau sebagai apa, itu nanti akan dikalkulasi,” jelasnya.

Wakil Sekjen DPP Partai Gerindra inu menambahkan Festival Kuluwung tersebut juga harus mengedepankan aspek keselamatan baik untuk peserta festival maupun pengunjung yang ingin melihat adu kuat meriam karbit tersebut.

“Penyelenggaraan atau pelaksanaan Festival Kuluwung harus memiliki aspek keselamatan yang aman, Saya kira itu secara teknis bisa diupayakan dengan lebih baik,” tambah Rudy Susmanto.

Pemerinrah daerah, termasuk pemerintah desa serta masyarakat juga harus memikirkan tersedianya akomodasi penginapan bagi wisatawab yang datang dari luar daerah. “Harus ada peningkatan produk UMKM ekonomi kreatif seperti souvenir hingga makanan khas yang ada di Sukamakmur, hingga berwisata di Sukamakmur itu harus one day service atau prima pelayanannya,” tukasnya. (ini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *