KEGIATAN BIMTEK GOOD MANUFACTURING PRACTICES (GMP) ANGKATAN II TAHUN 2024 DINAS PERDAGANGAN DAN PERINDUSTRIAN

IntelMedia – Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor mengadakan kegiatan bimtek Good Manufacturing Practices (GMP) Angkata II Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Arif Rahman SH., MH. yang dilaksanakan di Hotel Cahaya Village, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.

Kabupaten Bogor memiliki potensi industri yang cukup besar dan beragam ragam komoditinya, baik skala kecil, menengah dan besar. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya produktif untuk memberikan nilai tambah dan daya saing. Industri kecil dan menengah (ikm) di kabupaten Bogor yang jumlahnya ± sebanyak 30.000 ikm, sehingga jika dikembangkan secara intensif dan berkelanjutan dapat menambah pengetahuan dan wawasan ikm dalam meningkatkan kinerja, hasil produksi, dan produktivitas usahanya.

Agar daya saing industri disegala bidang dapat ditingkatkan sehingga bisa terus eksis dan berkembang menjadi potensi industri di kabupaten bogor demi meningkatkan perekonomian dan pendapatan masyarakat. GMP atau praktik manufaktur yang baik merupakan suatu konsep yang sering diabaikan dalam dunia industri. GMP sebenarnya sudah diatur dalam peraturan negara dalam surat kementerian kesehatan republik indonesia no.23/men.kes/skj/1978.

GMP adalah salah satu metode dalam manajemen yang berdasarkan standar negara dalam bentuk prosedur agar dapat menghasilkan produk makanan ataupun minuman dengan baik yang akan dijual ke pihak konsumen. Di industri pangan, produk makanan dan minuman harus memiliki standar keamanan pangan yang sudah ditentukan, sehingga GMP dapat menjadi pedoman dalam hal cara memproduksi dan mengolah pangan dari mulai bahan mentah hingga menjadi bahan makanan dan minuman yang siap serta layak untuk dikonsumsi.

Manfaat gmp untuk konsumen yaitu untuk keselamatan konsumen yang akan mengkonsumsi makanan dan minuman agar higienis dan tetap aman dalam konsumsi dan sebagai pengetahuan produk bagi konsumen tentang kelayakan produk yang hendak dikonsumsi mulai dari komposisi bahan makanan, tanggal kadaluarsa makanan serta tanggal produksi makanan. Kemudian manfaat GMP untuk IKM yaitu melindungi pemasaran dengan membantu IKM dalam meningkatkan kesan baik pada produknya bagi konsumen, serta dapat meningkatkan kepercayaan konsumen yang sudah merasakan manfaat positif dari produk makanan dan minuman yang telah diproduksi IKM sehingga membuat kepercayaan mereka meningkat. Selanjutnya manfaat GMP untuk pemerintah yaitu melindungi masyarakat dari makanan dan minuman yang beredar di pasaran terjamin kualitasnya dan layak untuk dikonsumsi.

Hal itu akan berpengaruh terhadap pendapatan masyarakat dan pemasukan negara. Serta memberikan edukasi pada masyarakat mulai dari bahan makanan, proses packing, juga informasi yang terdapat pada kemasan makanan tersebut.

Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah daerah kabupaten Bogor melalui dinas perdagangan dan perindustrian adalah meningkatkan kualitas cara pengolahan makanan dan minuman yang harus memenuhi standar keamanan dan layak dikonsumsi, sehingga menjamin keselamatan konsumen serta mengoptimalkan hasil produksi dari ikm pangan. Berdasarkan hal tersebut panitia bimtek Good Manufacturing Practice (GMP) sebagai pelaksana teknis dan bekerja sama dengan narasumber sebagai tenaga ahli yang telah berpengalaman berusaha untuk melaksanakan pelatihan dan bimbingan bagi industri kecil dan menengah (ikm) yang ada di kabupaten bogor dengan jumlah peserta yang mengikuti bimtek sebanyak 50 (lima puluh) orang yang diikuti oleh ikm dari 10 (sepuluh) kecamatan yaitu kecamatan Cibinong, Dramaga, Ciawi, Cibungbulang, Caringin, Babakan Madang, Kemang, Sukaraja, Rumpin, Jasinga, Tamansari, Tenjolaya dan Tenjo. Maka melalui bimtek ini diharapkan IKM yang mengikuti kegiatan berasal dari beberapa kecamatan di kabupaten Bogor dapat terus meningkatkan kualitas dan produktivitas makanan pangan agar aman, berkualitas, dan layak dikonsumsi sehingga dapat memenuhi standar pangan yang baik.

Serta dapat saling berbagi ilmu dan informasi serta pengalamannya dengan peserta lain untuk bisa memperluas jaringan usaha yang saling melengkapi. Pada kesempatan ini saya berharap agar para IKM terus meningkatkan semangat dan kreatifitasnya. Maka diminta kepada para peserta untuk mengikuti bimtek ini dari awal sampai akhir dengan serius dan konsentrasi agar hasilnya dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. (disdagin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *