Tolak Pemilu Curang,100 Massa Aksi Diinisiasi Akademisi Agus Surachman dan Ramlanto Demo DPR

INTELMEDIA – Sejumlah peserta demo asal kota hujan turut hadir di depan Gedung DPR menggelar aksi simbolis sebagai bentuk dukungan untuk menggulirkan hak angket guna mengusut dugaan kecurangan Pemilu 2024, Jumat (1/3/2024). Sekitar 100 massa aksi asal Kota Bogor datang menggunakan dua bus diinisiasi dua akademisi, Dr Agus Surachman dan Dr Ramlanto berbaur dengan ribuan penggunjuk rasa yang sudcah berkumpul di sisi kiri depan gerbang Gedung DPR/MPR.

Massa aksi kali ini terbagi menjadi dua kubu. Kubu tersebut terbagi dengan massa yang menolak dan mendukung hak angket mengusut dugaan kecurangan Pemilu 2024. Sementara, disebelah kanan berjarak sekitar 5 meter, pengunjuk rasa mendukung hak angket dan menolak Jokowi dimakzulkan. Dua kelompok yang mengusung tuutan demo berbeda itu hanya dipisahkan barisan personel polisi dari satuan Sabhara.

Pendemo asal Kota Bogor tersebut menyampaikan petisi dengan empat tuntutan yang dibacakan oleh Ayu yakni menolak pemilu curang yang diduga dilakukan KPU dan dibiarkan Bawaslu, mendorong hak amgket dilanjutkan menjadi hak menyatakan pendapat juga pemakzulkan Presiden Jokowi. Selanjutnya, mendesak audit forensik IT KPU dan turunkan harga sembako.

Unjuk rasa tersebut dimulai sekitar pukul 13.00 WIB, bergabung dengan berbagai kelompok dengan melakukan orasi secara bergantian, diiringi lantunan selawat. Sementara, di Nuuk Gedung DPR/MPR RI, ratusan orang aparat keamanan sudah melakukan penjagaan dengan kendaraan taktis Korps Brimob seperti Barracuda dan Water Canon juga terparkir di halaman Gedung Parlemen.

“Tolak pemilu curang. Dukung DPR lakukan hak angket!,” teriak massa asal Kota Bogor yang dipimpin Dr Agus Surachman dan Dr Ramlanto.

Pengawalan aksi tersebut melibatkan sebanyak 2.590 personel gabungan dari Polri, TNI dan Pengamanan Dalam DPR yang bersiaga di sekitar lokasi. Pantauan pewarta, kubu mendukung hak angket bubar lebih dulu sekitar pukul 16.55 WIB. Menyusul, kubu menolak hak angket bubar jelang magrib,  pada pukul 17.30 WIB. (Nesto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *