Ketua DPRD Bogor: Hindari ‘Perang Sarung’ Selama Ramadhan

IntelMedia – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, menyerukan kepada warga untuk menghindari ‘perang sarung’ atau tawuran selama bulan suci Ramadhan.

Rudy Susmanto dengan tulus mengungkapkan harapannya agar selama bulan suci Ramadhan dapat dirayakan oleh umat Islam dengan penuh kedamaian dan keberkahan.

“Janganlah kita mengisi bulan Ramadhan yang suci ini dengan hal-hal yang merugikan, seperti perang sarung atau tawuran,” ujar Rudy Susmanto pada Sabtu (16/3/24).

Menurut Rudy Susmanto, lebih baik untuk meningkatkan aktivitas beribadah selama bulan Ramadhan. Hal ini dianggapnya dapat menjauhkan diri dari perilaku yang merugikan.

“Sebaiknya kita manfaatkan momentum bulan suci Ramadhan dengan meningkatkan intensitas ibadah, agar terhindar dari segala bentuk kerugian,” tambahnya.

Kepada anak-anak muda, kata Rudy Susmanto, lebih baik meramaikan masjid dengan tadarus Al-Quran atau beri’tikaf maupun melakukan kajian-kajian Islam.

Rudy Susmanto juga mengajak warga untuk memperhatikan anak-anak mereka dalam berinteraksi. Dia menyarankan agar anak-anak tidak berkeliaran tanpa tujuan yang jelas di malam hari karena berisiko terlibat dalam tawuran.

“Khususnya bagi remaja yang masih dalam tahap pencarian identitas diri dan rentan terpengaruh lingkungan, saya mengimbau kepada orang tua untuk lebih memperhatikan anak-anak mereka,” jelasnya.

Selain itu, Rudy Susmanto mengingatkan remaja untuk tidak terjebak dalam perilaku tawuran yang dapat menimbulkan penyesalan. Hal ini tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga berpotensi merugikan orang lain.

“Bagi para remaja, janganlah melupakan peran orang tua dan keluarga. Kita tidak ingin perbuatan kita menyebabkan penderitaan bagi mereka,” tandasnya.

Rudy Susmanto juga meminta agar pihak keamanan meningkatkan patroli guna mencegah terjadinya tawuran selama bulan Ramadan. Upaya pencegahan ini dianggapnya penting untuk meminimalisir potensi konflik.

“Pihak keamanan perlu melakukan patroli secara rutin guna mencegah terjadinya tawuran atau perang sarung, sehingga bulan Ramadan dapat berjalan dengan aman dan tenteram,” tutup Rudy Susmanto. (detakbogor)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *