Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Setujui Satu Permohonan Ruislag Tanah

IntelMedia — Terkait permohonan tukar guling tanah atau Ruislag menghasilkan dua keputusan berbeda. Dua Ruislag yang masuk hanya satu yang disetujui yakni permohonan dari PT Panasia Griya Mekar Asri, sedangkan ruislag yang ditolak yaitu permohonan dari Yayasan Fajar Hidayah.

“DPRD membahas dua tukar guling tanah pemerintah. Namun, satu diantaranya ditolak karena proses registrasi yang terbentur aturan,” ungkap Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto, Selasa (19/3/2024).

Ia mengatakan ruislag yang ditolak yaitu permohonan dari Yayasan Fajar Hidayah. Lahan yang hendak ditukar gulingkan itu berada di Kota Wisata, Desa Ciangsana, Kecamatan Gunungputri seluas kurang lebih 12.000 meter persegi.

“Alasan ditolak karena tanah itu merupakan lahan sarana dan prasarana umum atau PSU yang dilarang untuk dipindahtangankan,” katanya.

Walau ditolak, lahan tersebut tetap bisa dimanfaatkan oleh Yayasan Fajar Hidayah. Terlebih karena lahan yang digunakan itu untuk kepentingan pendidikan.

“Mungkin ada ketentuan harga sewa khusus atau kerja sama dengan pemerintah daerah bertukar dengan beasiswa pelajar untuk masyarakat Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Sedangkan, untuk tukar guling tanah yang kedua yaitu dengan PT Panasia Griya Mekar Asri disetujui karena bukan merupakan PSU. Dan tidak melanggar aturan-aturan yang berlaku.

“Terkait ruislag sudah melalui mekanisme beberapa tahapan, salah satunya memastikan tidak ada potensi kerugian negara,” terangnya.

Selain Ruislag ada sejumlah hal yang dibahas dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Bogor ini. Diantaranya tentang penetapan RTRW Kabupaten Bogor tahun 2024-2044 dan penandatanganan nota kesepakatan antara Pemkab Bogor dengan DPRD Kabupaten Bogor tentang rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045.

“Hari ini kegiatan hari ini kita melaksanakan paripurna tindak lanjut terhadap persetujuan. Bukan substansi Perda rencana tata ruang wilayah Kabupaten Bogor yang pertama,” katanya. (rb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *