Dubes Palestina Kunjungi Kantor INH, Berharap Tetap Konsisten Bantu Rakyat Palestina

Bogor  Akan adanya penandatanganan MOU antara Pemerintah Palestina, Pemerintah Indonesia dan NGO yang kerap membantu rakyat Palestina, Dubes Palestina Zuhair Al-Shun mengunjungi Kantor International Networking for Humanitarian (INH) di Desa  Cileungsi Kidul, Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Dubes Palestina Zuhair Al-Shun mengatakan, kedatangannya hari ini dalam rangka akan adanya penandatanganan MoU antara beberapa kementerian Palestina dengan pemerintah Indonesia serta INH selaku non governmental organization (NGO).

“Kedatangan saya dalam rangka akan ditanganinya MoU antara Pemerintah Palestina, Pemerintah Indonesia dan NGO yang kerap membantu rakyat Palestina, salah satunya INH,” kata Dubes Palestina Zuhair Al-Shun kepada wartawan, Senin 1 Juli 2024.

Diketahui, INH, salah satu NGO yang kerap membantu rakyat Palestina. Zuhair Al-Shun berharap,  INH dan Pemerintah Indonesia tetap konsisten membantu rakyat Palestina, yang masih menderita atas agresi yang dilakukan oleh Zionis Israel.
“Saya mengharapkan INH tetap konsisten berada paling depan dalam  membantu masyarakat Palestina,” harapnya

Sementara itu,m Presiden Direktur INH Luqmanul Hakim menjelaskan siap menandatangani MoU, antara Pemerintah Palestina dengan Pemerintah Indonesia.

INH dengan donaturnya secara kemanusiaan akan membantu korban agresi atau perang, terutama terhadap ibu-ibu dan anak-anak Palestina.

INH akan turut membangun kembali Rumah Sakit Indonesia yang hancur karena dibombardir Israel, membangunkan rumah untuk pengungsi Palestina, membangun Masjid dan memberikan bantuan obat-obatan serta makanan,” jelas Luqmanul Hakim.

Ia menjelaskan bahwa walaupun perang masih terjadi dan meluas karena Lebanon telah menyatakan perang kepada Israel, bantuan para donatur INH tetap bisa sampai ke para pengungsi Palestina.

“Alhamdulillah, bantuan para donatur INH tetap sampai ke pengungsi atau rakyat Palestina. Kami punya cara tersendiri dalam menyalurkan bantuan,” jelas Luqmanul Hakim.

Laporan : Dipidi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *